PIRAEUS — Malam Eropa kembali menjadi panggung bagi drama tak terduga, dan kali ini, Kylian Mbappé yang mengambil peran utama. Dalam sebuah thriller tujuh gol, Real Madrid berhasil menaklukkan perlawanan sengit tuan rumah Olympiakos dengan skor akhir 4-3 di Karaiskakis Stadium pada Matchday kelima Liga Champions, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB. Yang paling menggemparkan, Mbappé mencetak semua empat gol kemenangan Los Blancos, sebuah performa individual yang langsung tercatat dalam sejarah elit klub dan kompetisi.

Kemenangan ini bukan hanya mengamankan tiga poin bagi Madrid, tetapi juga mengirimkan pesan tegas tentang kedahsyatan lini serang mereka, khususnya setelah integrasi penuh Mbappé ke dalam skema Carlo Ancelotti.


Awal Mengejutkan dan Badai 10 Menit yang Revolusioner

Pertandingan dibuka dengan kejutan besar. Real Madrid, yang dikenal selalu dominan, justru dikejutkan oleh gol cepat tuan rumah di menit kedelapan. Menerima umpan dari Ayoub El Kaabi, gelandang Portugal Chiquinho melepaskan tembakan jarak jauh keras yang menghujam sudut kiri gawang Madrid tanpa bisa dijangkau oleh Andriy Lunin. Olympiakos unggul 1-0, memaksa raksasa Spanyol itu merespons dengan cepat.

Namun, respons yang datang jauh melampaui ekspektasi. Hanya berselang 14 menit, dunia menyaksikan “Badai Mbappé” yang berlangsung hanya dalam 10 menit.

  1. Gol Pertama (Menit ke-22): Mbappé memulai comeback dengan penyelesaian klinis. Ia memanfaatkan umpan terobosan cerdas dari Vinicius Junior, lalu melepaskan tembakan jarak jauh yang tepat melewati celah kaki kiper Olympiakos, Konstantinos Tzolakis. Skor 1-1.
  2. Gol Kedua (Menit ke-24): Tak lama berselang, Mbappé kembali mencetak gol, kali ini menggunakan kepalanya. Menyambut umpan silang akurat dari wonderkid Turki, Arda Güler, Mbappé menanduk bola ke sudut kiri, membuat Tzolakis hanya bisa terdiam. Skor 2-1.
  3. Gol Ketiga (Menit ke-29): Pesta Mbappé di babak pertama mencapai puncaknya. Menerima assist terukur dari Eduardo Camavinga, Mbappé berhadapan satu lawan satu dengan Tzolakis dan dengan tenang menceploskan bola, melengkapi hat-trick super cepat. Skor 3-1 yang bertahan hingga turun minum.

Performa quattrick dalam satu babak oleh pemain Real Madrid di Liga Champions adalah capaian yang sangat langka, menyamai rekor yang hanya pernah dicatat oleh segelintir legenda Eropa.


Drama Babak Kedua: Olympiakos Melawan, Namun Mbappé Adalah Pembeda

Setelah jeda, Olympiakos menunjukkan semangat perlawanan yang luar biasa. Mereka berhasil menipiskan jarak di menit ke-52. Tandukan penyerang Iran, Mehdi Taremi, menyambut umpan silang Santiago Hezze, bersarang mulus ke gawang Lunin. Skor menjadi 3-2, menghidupkan kembali harapan tuan rumah dan membuat atmosfer stadion semakin memanas.

Namun, keajaiban di malam itu hanya milik satu orang. Pada menit ke-60, Real Madrid kembali menjauh berkat gol keempat Mbappé. Aksi individu brilian Vinicius Junior yang menerobos kotak penalti Olympiakos diakhiri dengan umpan tarik sempurna kepada striker Prancis tersebut. Dengan satu sentuhan mematikan, Mbappé menuntaskan quattrick fenomenalnya. Skor 4-2.

Olympiakos hanya mampu membalas satu gol lagi di menit ke-81 melalui tandukan Ayoub El Kaabi yang menyambut umpan silang Gabriel Strefezza. Meskipun skor sempat menipis menjadi 4-3, waktu yang tersisa tidak cukup bagi tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.


Rekor dan Proyeksi Klasemen: Madrid di Puncak Kompetisi Lain

Kemenangan dramatis ini mengukuhkan dominasi Real Madrid di Liga Champions musim ini. Meskipun laporan hasil akhir menempatkan mereka di peringkat kelima, dengan 12 poin (seharusnya di klasemen Liga Champions format baru, 12 poin akan menempatkan mereka di posisi atas), Madrid menunjukkan diri sebagai salah satu tim dengan serangan paling mematikan.

Performa Mbappé yang mencetak empat gol dalam satu pertandingan adalah bukti nyata bahwa investasi besar Madrid di musim panas ini telah memberikan dividen yang luar biasa. Ia tidak hanya beradaptasi dengan cepat, tetapi juga menjadi ujung tombak yang tak terhentikan, bahkan ketika timnya harus berjuang mengatasi tekanan awal.

“Ini adalah malam milik Kylian. Ketika dia memiliki ruang, dia adalah pemain yang tak terbendung. Empat gol menunjukkan kualitasnya, tetapi yang lebih penting adalah mentalitas tim untuk bangkit setelah kebobolan cepat,” ujar Carlo Ancelotti pasca laga.

Sementara itu, bagi Olympiakos, kekalahan ini membuat mereka semakin terbenam di dasar klasemen. Dengan hanya dua poin yang mereka kumpulkan, peluang mereka untuk melaju ke fase gugur atau bahkan play-off Liga Europa hampir tertutup. Mereka kini harus berjuang keras di matchday terakhir untuk sekadar memperbaiki posisi di klasemen umum kompetisi.

Peran Sentral Arda Güler dan Generasi Baru Madrid

Selain Mbappé, performa pemain muda seperti Arda Güler dan Eduardo Camavinga patut diacungi jempol. Kontribusi Güler berupa assist menunjukkan kematangan dan visi permainannya yang terus berkembang di bawah bimbingan Ancelotti. Kolaborasi antara pemain senior seperti Vinicius dan talenta muda ini menjadi kunci bagi Real Madrid untuk mempertahankan performa di level elit Eropa.

Mbappé kini tak hanya memimpin daftar top skor internal Madrid, tetapi juga menjadi salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas Liga Champions, menegaskan bahwa ia telah menjadi ‘Galactico’ sejati yang memimpin tim menuju kejayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *