Januari 2026 menjadi bulan yang penuh turbulensi bagi klub-klub papan atas Premier League. Memasuki awal Februari, perhatian publik sepak bola dunia tertuju pada Stadion Anfield dan Stadion Tottenham Hotspur. Dua pertandingan besar telah terjadwal: Liverpool menjamu Newcastle United, sementara Tottenham Hotspur harus bersiap menahan gempuran sang juara bertahan, Manchester City.
Laga besar kedua yang tersaji adalah Tottenham Hotspur menjamu Manchester City. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam, 1 Februari 2026, pukul 22.00 WIB. Ini adalah pertemuan klasik antara tim yang memiliki serangan balik mematikan melawan tim dengan penguasaan bola paling dominan di dunia.
Manchester City Memburu Puncak
Manchester City yang saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara sedang dalam misi mengejar Arsenal di puncak. Pasukan Pep Guardiola tampil nyaris sempurna dalam lima laga terakhir. Kembalinya ketajaman Erling Haaland yang didukung oleh kreativitas Kevin De Bruyne (di musim seniornya) tetap menjadi ancaman paling nyata bagi pertahanan manapun.
City memiliki catatan yang cukup baik saat berkunjung ke Stadion Tottenham Hotspur dalam dua musim terakhir. Namun, Guardiola selalu menekankan bahwa melawan Spurs di kandang mereka selalu menjadi teka-teki taktik yang sulit dipecahkan.
Tottenham: Benteng Pertahanan dan Serangan Balik
Bagi Tottenham, laga ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di level tertinggi setelah mengalami penurunan performa yang membuat mereka melorot ke peringkat 14 klasemen. Bermain di depan pendukung sendiri, Spurs kemungkinan besar akan menerapkan skema blok rendah dan menunggu kesalahan pemain City.
Micky van de Ven diharapkan mampu mengimbangi kecepatan lari penyerang-penyerang City, sementara di lini depan, Spurs akan sangat bergantung pada efektivitas peluang yang didapatkan. Jika mampu meredam dominasi City di 20 menit pertama, Spurs memiliki peluang besar untuk mencuri poin lewat skema bola mati atau serangan balik cepat.
Baca Juga
Urgensi Poin di Papan Klasemen
Hasil dari dua pertandingan ini akan sangat mempengaruhi peta persaingan di klasemen sementara Liga Inggris.
- Liverpool (Peringkat 6): Membutuhkan kemenangan untuk tetap menjaga jarak dengan empat besar agar bisa kembali ke Liga Champions musim depan.
- Newcastle (Peringkat 9): Kemenangan akan membawa mereka merangkak naik dan membuka peluang menuju zona kompetisi Eropa (Conference atau Europa League).
- Manchester City (Peringkat 2): Wajib menang untuk terus menekan Arsenal. Hasil imbang atau kalah bisa membuat jarak poin semakin lebar dan sulit dikejar di sisa musim.
- Tottenham (Peringkat 14): Poin penuh sangat krusial untuk menjauh dari zona degradasi dan memperbaiki posisi mereka yang sedang terpuruk.
Minggu ini akan menjadi ujian berat bagi ketahanan fisik dan taktik para pelatih. Apakah Anfield akan tetap menjadi benteng yang kokoh bagi Liverpool? Ataukah Manchester City yang akan menunjukkan dominasi kelas dunianya di London Utara? Semua jawaban akan tersaji di lapangan hijau.
Klasemen Sementara Liga Inggris (Pekan 23)
| Pos | Tim | Main | Poin | Selisih Gol |
| 1 | Arsenal | 23 | 50 | +25 |
| 2 | Manchester City | 23 | 46 | +26 |
| 3 | Aston Villa | 23 | 46 | +10 |
| 4 | Manchester United | 23 | 38 | +7 |
| 5 | Chelsea | 23 | 37 | +14 |
| 6 | Liverpool | 23 | 36 | +3 |
| 9 | Newcastle United | 23 | 33 | +3 |
| 14 | Tottenham Hotspur | 23 | 28 | +2 |
Pertarungan di Anfield diprediksi akan berjalan sengit dengan Liverpool sedikit diunggulkan karena faktor kandang, meski diprediksi berakhir tipis 2-1. Sementara itu, Manchester City diprediksi akan mengontrol jalannya laga di London Utara, namun Spurs memiliki potensi untuk mencuri poin jika mampu memaksimalkan peluang dari skema bola mati.
