Premier League musim 2025/2026 kembali menyajikan laga klasik yang penuh dengan tensi tinggi. Pada Selasa, 24 Februari 2026, panggung sepak bola Inggris akan tertuju ke Kota Liverpool, di mana Everton dijadwalkan menjamu raksasa Manchester United. Laga yang akan dimulai pukul 03.00 WIB ini bukan sekadar pertandingan biasa; bagi kedua tim, ini adalah momentum krusial untuk menentukan arah nasib mereka di sisa musim.
Kondisi Kontras di Klasemen Sementara
Memasuki pekan ini, Manchester United berada dalam posisi yang jauh lebih menguntungkan. Skuad asuhan Michael Carrick kini duduk manis di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 45 poin dari 26 laga. Setelah kemenangan tipis 1-0 atas Brentford di tengah pekan, The Red Devils tengah mengincar kemenangan beruntun demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Sebaliknya, tuan rumah Everton masih berjuang melepaskan diri dari jeratan papan bawah. Berada di peringkat ke-16 (atau peringkat 8 dalam data statistik performa tertentu musim ini), The Toffees mengoleksi 37 poin. Hasil imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur di laga sebelumnya menunjukkan adanya semangat juang di bawah asuhan David Moyes, namun konsistensi untuk meraih poin penuh tetap menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi publik Goodison Park.
Baca Juga
Gol Bunuh Diri Calafiori Selamatkan Satu Poin untuk Wolves vs Arsenal
Badai Cedera dan Strategi Pelatih
Kedua tim dipastikan tampil pincang karena absennya sejumlah pilar penting. Everton harus menghadapi krisis di sektor pertahanan setelah Jake O’Brien mendapat kartu merah pada laga sebelumnya. Kabar baik bagi Moyes, bek andalan Jarrad Branthwaite dikabarkan telah kembali bugar setelah pulih dari operasi hamstring, yang akan sangat krusial untuk membendung lini serang United.
Di kubu tamu, Michael Carrick juga tidak bisa bersantai. Manchester United kemungkinan besar masih tanpa Patrick Dorgu yang dibekap cedera hamstring panjang. Namun, kabar kembalinya Harry Maguire yang sudah mengikuti latihan penuh menjadi angin segar bagi barisan belakang Setan Merah. United juga menaruh harapan pada kreativitas lini tengah yang dipimpin oleh pemain seperti Mason Mount yang dikabarkan siap merumput kembali.

Rekam Jejak dan Head-to-Head
Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Manchester United, namun Everton sering kali menjadi batu sandungan yang menyebalkan di kandang sendiri. Berikut adalah perbandingan statistik kedua tim musim ini:
| Statistik (Per Feb 2026) | Everton | Manchester United |
| Kemenangan | 10 | 12 |
| Poin | 37 | 45 |
| Rata-rata Gol/Laga | 1.0 | 2.0 |
| Clean Sheets | 9 | 4 |
Menariknya, pada pertemuan pertama musim ini di bulan November 2025, Everton secara mengejutkan berhasil mencuri kemenangan 1-0 di Old Trafford. Fakta ini tentu menjadi suntikan motivasi bagi Skuad Merseyside bahwa mereka mampu menaklukkan nama besar United jika disiplin taktik diterapkan secara sempurna.
Analisis Taktis: Pertarungan di Lini Tengah
Manchester United diprediksi akan mendominasi penguasaan bola dengan gaya permainan pendek dan penetrasi dari sektor sayap. Carrick kemungkinan akan memaksimalkan kecepatan para penyerangnya untuk mengeksploitasi celah di lini belakang Everton yang sering kedodoran saat menghadapi transisi cepat.
Di sisi lain, Everton di bawah Moyes diprediksi akan bermain pragmatis. Mengandalkan fisik yang kuat, mereka akan memaksimalkan situasi bola mati (set pieces) dan umpan-umpan lambung yang menjadi salah satu kekuatan utama mereka musim ini. Duel udara antara Jarrad Branthwaite dan barisan pertahanan United akan menjadi salah satu tontonan paling menarik dalam laga ini.
Banyak pengamat memprediksi laga ini akan berjalan sengit dengan skor tipis. Beberapa rumah taruhan dan situs statistik memberikan keunggulan kecil bagi Manchester United dengan skor 1-2 atau 0-1. Namun, atmosfer “neraka” di markas Everton sering kali mengubah prediksi di atas kertas menjadi drama tak terduga.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan laga ini, pastikan untuk menyiapkan diri pada dini hari Selasa mendatang. Apakah United akan membalaskan dendam kekalahan di putaran pertama, ataukah Everton akan membuktikan bahwa Merseyside masih terlalu angker bagi tim tamu?
