MANCHESTER – Drama luar biasa tersaji di “Theater of Dreams” saat Manchester United menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-28, Minggu, 1 Maret 2026. Sempat tertinggal lebih dulu akibat gol cepat tim tamu, skuad asuhan Ruben Amorim menunjukkan mentalitas baja untuk membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan krusial 2-1. Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Setan Merah dalam upaya mereka menembus zona empat besar klasemen Premier League.

Babak Pertama: Kejutan Kilat Maxence Lacroix

Manchester United memulai pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi, namun publik tuan rumah langsung terbungkam saat laga baru berjalan empat menit. Memanfaatkan situasi sepak pojok yang kacau di depan gawang Andre Onana, bek Crystal Palace, Maxence Lacroix, berhasil menyambar bola liar untuk membawa The Eagles unggul 1-0.

Tertinggal satu gol membuat United tersengat. Rasmus Højlund dan Alejandro Garnacho berkali-kali merepotkan lini pertahanan Palace, namun kegemilangan Dean Henderson di bawah mistar gawang tim tamu membuat skor tidak berubah hingga turun minum. Crystal Palace sendiri bermain sangat disiplin dengan strategi serangan balik cepat yang seringkali merepotkan barisan pertahanan United yang dipimpin Leny Yoro.

Baca Juga

Menakar Duel Everton vs Manchester United di Pekan ke-27

Babak Kedua: Drama Kartu Merah dan Titik Balik

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Ruben Amorim melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Kobbie Mainoo untuk menambah kreativitas di lini tengah. Momen krusial pertandingan terjadi pada menit ke-56. Sang pencetak gol Palace, Maxence Lacroix, justru menjadi antagonis bagi timnya sendiri setelah menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Marcus Rashford di area terlarang.

Hukuman ganda pun jatuh bagi Crystal Palace. Selain harus bermain dengan sepuluh orang, wasit menunjuk titik putih untuk Manchester United. Bruno Fernandes yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sangat dingin. Tendangannya ke pojok kanan bawah gagal dijangkau Henderson pada menit ke-57, mengubah skor menjadi imbang 1-1.

Benjamin Šeško Jadi Pahlawan Kemenangan

Unggul jumlah pemain membuat Manchester United mengurung total pertahanan Crystal Palace. Serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65. Pemain pengganti yang baru didatangkan pada bursa transfer musim dingin lalu, Benjamin Šeško, menunjukkan kelasnya sebagai predator kotak penalti.

Menerima umpan silang akurat dari Diogo Dalot, Šeško memenangi duel udara dan melepaskan sundulan tajam yang tak mampu dibendung Henderson. Gol ini merupakan gol debut Šeško di Old Trafford, yang langsung disambut dengan gemuruh luar biasa dari suporter setia Setan Merah. Skor berbalik 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Pertahanan Solid di Menit-Menit Akhir

Meski bermain dengan sepuluh orang, Crystal Palace asuhan Oliver Glasner tetap berusaha mencari gol penyeimbang di sisa laga. Mereka sempat mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas Eberechi Eze, namun Andre Onana melakukan penyelamatan fantastis dengan menepis bola yang mengarah tepat ke pojok gawang.

Manchester United sendiri nyaris menambah keunggulan melalui serangan balik cepat Amad Diallo, namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan. Statistik menunjukkan dominasi United dengan penguasaan bola mencapai 68% dan melepaskan total 18 tembakan sepanjang laga.

Kemenangan ini membawa Manchester United kini mengoleksi 52 poin dan terus menempel ketat Liverpool dalam persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan. Bagi Ruben Amorim, kemenangan ini membuktikan bahwa filosofi permainannya mulai meresap ke dalam skuad, terutama dalam hal ketangguhan mental saat tertinggal.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat Crystal Palace tetap tertahan di papan tengah. Meskipun kalah, Oliver Glasner memuji daya juang anak asuhnya yang mampu merepotkan United meskipun harus bermain dengan sepuluh orang selama hampir separuh babak kedua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *