Mesin Hawker Beechcraft BE-36

Sore itu, langit di utara Atlanta awalnya tampak tenang. Pesawat jenis Hawker Beechcraft BE-36 tersebut dijadwalkan melakukan penerbangan singkat dari Bandara Lee Gilmer Memorial di Gainesville menuju Bandara Regional Cherokee County di Canton. Namun, rencana tinggal rencana.

Hanya berselang beberapa menit setelah take-off, tepatnya sekitar pukul 12.10 siang waktu setempat, dua pilot di dalam kokpit menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Berdasarkan laporan otoritas penerbangan federal (FAA), mesin pesawat mengalami fluktuasi pada putaran mesin atau RPM (Revolutions Per Minute).

Menyadari tenaga mesin terus merosot dan tidak lagi mencukupi untuk mempertahankan ketinggian, pilot sempat mencoba membatalkan perjalanan dan berbalik arah menuju bandara asal di Gainesville. Sayangnya, gravitasi bekerja lebih cepat daripada mesin yang sekarat.

Menembus Kemacetan: Pendaratan Darurat di Tengah Jalan Raya

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) menjelaskan bahwa dalam situasi hidup dan mati, pilot harus mengambil keputusan instan. Dengan tenaga mesin yang tidak memadai untuk mencapai runway bandara, mereka membidik jalan raya sebagai satu-satunya harapan tersisa.

Aksi dramatis ini bak adegan film aksi. Pesawat putih tersebut meluncur rendah di atas arus lalu lintas yang padat sebelum akhirnya menyentuh aspal. Namun, karena ruang yang sempit dan kecepatan yang masih tinggi, benturan dengan pengguna jalan tak terelakkan. Pesawat dilaporkan menghantam tiga kendaraan warga yang tengah melintas di jalan raya Gainesville.


Kerusakan Parah: Tangki Bahan Bakar “Terbang” ke Dalam Mobil

Foto-foto yang dirilis oleh Departemen Kepolisian Gainesville menggambarkan betapa dahsyatnya insiden tersebut. Pesawat mengalami kerusakan parah di bagian hidung (nose) dan sayap kanan.

Kejadian paling mengerikan terjadi saat sayap kanan pesawat menyenggol salah satu kendaraan. Benturan keras tersebut menyebabkan tangki bahan bakar pesawat terlepas sepenuhnya dari struktur sayap. Tangki yang masih berisi avtur itu terlempar dan menghantam bagian belakang sebuah SUV, bahkan hingga merangsek masuk ke dalam kabin kendaraan tersebut.

Salah satu foto memperlihatkan sebuah SUV dengan kondisi bemper depan yang hancur, sementara petugas pemadam kebakaran bekerja cepat menyemprotkan busa pemadam untuk mengantisipasi ledakan dari tumpahan bahan bakar yang berserakan di jalanan.

Baca Juga

Tragedi Operasi Ginjal di RS Raffles Singapura: Ketidak jujuran Dokter Berujung Maut


Kondisi Korban dan Dampak Lalu Lintas

Meskipun melibatkan benturan antara pesawat dan beberapa mobil, otoritas setempat melaporkan sebuah “keajaiban” kecil karena tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

  • Luka Ringan: Sejumlah orang di lokasi kejadian dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan trauma.
  • Perawatan Rumah Sakit: Dua orang, termasuk salah satu pengemudi mobil yang tertabrak, harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
  • Lalu Lintas: Polisi terpaksa menutup sejumlah ruas jalan utama di Gainesville untuk proses evakuasi bangkai pesawat dan pembersihan tumpahan bahan bakar. Warga diimbau mencari rute alternatif karena kemacetan panjang diperkirakan berlangsung hingga malam hari.

Investigasi Lanjutan oleh FAA dan NTSB

Saat ini, bangkai pesawat Hawker Beechcraft tersebut telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. NTSB akan memeriksa rekam jejak perawatan mesin pesawat untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya RPM secara mendadak setelah lepas landas.

Insiden ini kembali menjadi pengingat akan risiko penerbangan mesin tunggal di wilayah padat penduduk, sekaligus menunjukkan ketangkasan pilot dalam meminimalkan korban jiwa meski harus mengorbankan unit pesawat dan kendaraan di darat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *