April 3, 2025

Dalam dunia penerbangan, bahan bakar memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung operasional pesawat terbang. Dua jenis bahan bakar yang paling umum digunakan adalah Avtur (Aviation Turbine Fuel) dan Avgas (Aviation Gasoline). Meskipun keduanya digunakan untuk pesawat terbang, mereka memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal komposisi, penggunaan, dan sifat lainnya. Berikut adalah lima perbedaan utama antara Avtur dan Avgas yang perlu Anda ketahui.

1. Tipe Mesin yang Digunakan

Avtur digunakan pada pesawat dengan mesin jet atau mesin turbin, yang merupakan mesin pesawat modern seperti pesawat komersial, pesawat militer, dan pesawat berbadan besar. Mesin jet mengandalkan bahan bakar dengan sifat yang lebih stabil dan efisien pada suhu tinggi.

Sementara itu, Avgas digunakan pada pesawat dengan mesin piston, seperti pesawat kecil dan pesawat ringan. Mesin piston bekerja dengan cara yang lebih mirip dengan mesin mobil dan membutuhkan bahan bakar yang memiliki oktan tinggi dan stabil pada suhu rendah.

2. Komposisi Bahan Bakar

Avtur terdiri dari campuran hidrokarbon yang lebih ringan dan memiliki titik didih yang lebih rendah, membuatnya lebih cocok untuk mesin jet yang beroperasi pada suhu tinggi. Avtur umumnya terbuat dari produk penyulingan minyak bumi yang disesuaikan untuk pesawat komersial.

Sebaliknya, Avgas adalah bensin khusus yang memiliki kandungan oktan lebih tinggi, umumnya sekitar 100 oktan atau lebih, untuk memberikan performa maksimal pada mesin piston. Avgas memiliki campuran hidrokarbon yang lebih berat dan juga mengandung aditif untuk menghindari ketukan pada mesin.

3. Titik Didih dan Titik Beku

Avtur memiliki titik didih yang lebih tinggi dan titik beku yang lebih rendah dibandingkan dengan Avgas. Ini memungkinkan avtur tetap stabil pada suhu tinggi dan sangat cocok untuk penerbangan jarak jauh, di mana pesawat terbang pada ketinggian yang sangat tinggi di mana suhu bisa sangat rendah. Titik beku yang rendah membantu mencegah pembekuan bahan bakar di ketinggian.

Di sisi lain, Avgas memiliki titik didih yang lebih rendah, yang cocok untuk pesawat dengan mesin piston yang beroperasi pada suhu yang lebih rendah dan pada ketinggian yang lebih rendah. Namun, Avgas tidak memiliki aditif khusus untuk menjaga kestabilannya pada ketinggian tinggi.

4. Aditif dan Perawatan

Avtur sering mengandung aditif tambahan yang membantu meningkatkan kestabilan bahan bakar dalam kondisi ekstrem, seperti anti-beku, anti-korosi, dan pencegah kotoran. Karena mesin jet bekerja pada suhu yang sangat tinggi, aditif ini penting untuk menjaga performa mesin.

Avgas, meskipun memiliki aditif untuk meningkatkan oktannya dan mencegah ketukan, tidak memiliki banyak aditif seperti yang ditemukan pada Avtur. Hal ini dikarenakan mesin piston tidak bekerja pada kondisi ekstrem seperti mesin jet, sehingga persyaratan perawatan bahan bakar tidak sebanyak itu.

5. Penggunaan dan Biaya

Avtur digunakan hampir secara eksklusif untuk pesawat jet, pesawat terbang komersial besar, dan pesawat militer. Mengingat penggunaannya pada pesawat berukuran besar yang membutuhkan banyak bahan bakar, harga avtur lebih terjangkau dalam jumlah besar. Selain itu, pesawat yang menggunakan avtur lebih efisien dalam hal konsumsi bahan bakar pada jarak jauh.

Avgas, di sisi lain, digunakan untuk pesawat kecil yang menggunakan mesin piston, seperti pesawat pribadi dan pesawat pelatihan. Karena permintaan untuk Avgas lebih terbatas dan produksinya lebih kecil, harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan Avtur, meskipun jumlah bahan bakarnya lebih sedikit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *